The Rain - Grup Musik Asal Yogyakarta The Rain Logo

adalah Indra Prasta, Iwan Tanda, Ipul Bahri dan Aang Anggoro. Sejak 2001.

Sekilas

The Rain adalah sebuah grup musik Indonesia yang berasal dari Yogyakarta dan telah lebih dari 20 tahun berkarya. Dibentuk pada 31 Desember 2001 dan masih beranggotakan Indra Prasta (vokal, gitar), Iwan Tanda (gitar, vokal), Ipul Bahri (bass, vokal) serta Aang Anggoro (drum, vokal).

Hingga saat ini, The Rain telah merilis tujuh album studio: Hujan Kali Ini (2003), Senandung Kala Hujan (2005), Serenade (2007), Perjalanan Tak Tergantikan (2009), Jingga Senja dan Deru Hujan (2012), Jabat Erat (2016) dan Mereka Bilang Kita Terjebak Bersama (2022).

Sampai bertemu di kotamu!

20+

Tahun Berkarya

7

Album Studio

100+

Lagu Dirilis
Infografik resmi 25 tahun The Rain (2001-2026): Formasi 4 personel tetap, daftar 7 album studio, dan rilis single Semoga Dia Bahagia
Diagram Resmi: Linimasa Perjalanan Karir The Rain (2001 – 2026)
//

Informasi Ringkas (Quick Facts)

Nama Band The Rain (Sebelumnya bernama No Rain; No Rain bubar, Aang dan Ipul bergabung dan berganti nama menjadi The Rain.)
Tahun Berdiri
Asal Yogyakarta, Indonesia
Formasi Tidak berubah selama 25 tahun (Indra Prasta, Iwan Tanda, Ipul bahri, Aang Anggoro)
Single Terbaru Semoga Dia Bahagia (17 Juni 2026)

// Rilisan Terbaru

Semoga Dia Bahagia

// SIARAN PERS 17 JUNI 2026

Jelang 25 Tahun Bersama, The Rain Rilis Semoga Dia Bahagia


Tahun ke-25. Seperempat abad sejak didirikan, The Rain masih bertahan dengan formasi yang sama. Indra Prasta (vokal, gitar), Iwan Tanda (gitar, vokal), Ipul Bahri (bass, vokal) dan Aang Anggoro (drum, vokal). The Rain merupakan satu dari sedikit band di Indonesia yang melewati tahun ke-25 tanpa perubahan personel. Tidak hanya itu, jelang ulang tahun peraknya, lagu-lagu The Rain masih mendapatkan jutaan monthly plays di Spotify. Selain pendengar setia yang tumbuh dewasa bersama karya-karya The Rain sejak dulu, para pendengar The Rain dalam rentang usia jauh lebih muda tercatat semakin bertambah di berbagai kanal digital dan di berbagai gelaran acara musik yang diisi oleh The Rain. “Sebuah hal yang sangat kami syukuri, bisa menjangkau penggemar lintas generasi,” ujar Indra. “Dan cara terbaik untuk mensyukurinya adalah dengan merilis karya baru,” sambung Iwan.

Kembali ke Akar. Lewat sebuah lagu baru berjudul Semoga Dia Bahagia, The Rain seperti sedang menyusuri kembali jalanan yang mereka lewati di awal karir. Jalanan yang membentuk warna musik The Rain. Genjrengan gitar yang renyah, harmoni vokal yang sederhana namun kuat, nada-nada yang mudah disenandungkan, serta barisan lirik yang lugas namun penuh makna. “Dulu kami cukup terpengaruh oleh karya-karya Gin Blossoms, Counting Crows, Soul Asylum, dan banyak band lain yang meramaikan pertengahan dekade 90-an,” ujar Aang. Dulu sebelum bergabung dengan The Rain, Aang sempat mengisi posisi drummer untuk Crossbottom, salah satu band Jogja yang saat itu juga sering membawakan lagu-lagu Counting Crows selain karya mereka sendiri.

Muncul Belakangan. Lagu Semoga Dia Bahagia lahir di saat The Rain tengah menggarap beberapa lagu lainnya di studio. Setelah Indra memperdengarkan lagu ini pada personel lainnya, The Rain langsung menggarap aransemen dasarnya berempat. “Saat itu kami putuskan bahwa lagu ini yang akan menjadi single berikutnya,” ujar Ipul. “Lagu ini seperti membawa kami ke masa awal berjuang dulu.”

Semoga Dia Bahagia. Mulai 17 Juni 2026.

Ipul Bahri

> Bass dan vokal.

Aang Anggoro

> Drum dan vokal.

Indra Prasta

> Vokal dan gitar.

Iwan Tanda

> Gitar dan vokal.

Kontak Bisnis
Bahri

0878-3253-8111

Robert

0818-951-887

BERSAMA Ent.

0815-1633-103

Billy-BAAM Ent.

0813-4152-1709

Rilisan Terbaru

Rilisan Populer

Diskografi

// Pertanyaan Umum

FAQ

The Rain resmi dibentuk di Yogyakarta pada 31 Desember 2001. Sebelumnya sempat memakai nama No Rain sebelum akhirnya berganti nama menjadi The Rain setelah bergabungnya Aang dan Ipul.

Nama The Rain dianggap memiliki keberuntungan lebih baik dibanding No Rain, secara harfiah No Rain diartikan 'kering' sementara The Rain berarti 'hujan' yang memberi harapan.

Formasi The Rain tidak pernah mengalami pergantian personel selama 25 tahun berkarya:
  • Indra Prasta — Vokal, Gitar
  • Iwan Tanda — Gitar, Vokal
  • Ipul Bahri — Bass, Vokal
  • Aang Anggoro — Drum, Vokal

Tidak, para personil The Rain adalah perantau yang belajar di Yogyakarta. Indra berasal dari Pekanbaru, Riau, kuliah di Universitas Gadjah Mada. Iwan berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, kuliah di Universitas Islam Indonesia. Ipul berasal dari Kuala Simpang, Aceh, kuliah di Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta. Aang berasal dari Banjarnegara, Jawa Tengah dan kuliah di Institut Seni Indonesia. Sebelum menjadi The Rain, mereka sering bertemu di studio latihan yang sama bernama Alamanda Studio.

Hingga kini The Rain telah melahirkan 7 album studio:
  1. Hujan Kali Ini (2003)
  2. Senandung Kala Hujan (2005)
  3. Serenade (2007)
  4. Perjalanan Tak Tergantikan (2009)
  5. Jingga Senja dan Deru Hujan (2012)
  6. Jabat Erat (2016)
  7. Mereka Bilang Kita Terjebak Bersama (2022)

Karya di luar musik yang pernah dirilis adalah Komik Cihuy Anak Band, komik yang dirilis tahun 2010 oleh Indra dan Aang, dan novel The Almost Brother, novel yang ditulis oleh Indra pada 2012.

Anda dapat menekan tombol "Undang Kami" di bagian atas untuk mengisi form penawaran kerjasama, atau langsung menghubungi kontak manajemen kami melalui WhatsApp pada daftar nomor di bagian kontak bisnis.
Sedang Memutar: Judul Lagu